Hashira Demon Slayer terdiri dari sembilan pendekar terkuat Korps Pembasmi Iblis. Setiap Hashira menggunakan teknik pernapasan, senjata, dan pendekatan bertarung yang berbeda untuk menghadapi iblis berbahaya, termasuk anggota Twelve Kizuki.
Sembilan karakter yang diperkenalkan sebagai Hashira adalah Giyu Tomioka, Kyojuro Rengoku, Shinobu Kocho, Tengen Uzui, Muichiro Tokito, Mitsuri Kanroji, Obanai Iguro, Sanemi Shinazugawa, dan Gyomei Himejima. Mereka tidak mempunyai nomor peringkat resmi dari yang terlemah hingga terkuat.
Apa Itu Hashira dalam Demon Slayer?
Hashira adalah kelompok pendekar dengan peringkat tertinggi dalam Korps Pembasmi Iblis. Mereka berada langsung di bawah pimpinan keluarga Ubuyashiki dan dipercaya menangani iblis yang terlalu berbahaya bagi anggota biasa.
Istilah “Hashira” berarti pilar. Nama tersebut mencerminkan peran mereka sebagai kekuatan utama yang menopang Korps Pembasmi Iblis dalam perang melawan Muzan Kibutsuji.
Menjadi Hashira tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik. Seorang pendekar juga harus memiliki kemampuan teknik pernapasan, pengalaman bertarung, ketahanan mental, dan pencapaian yang memenuhi persyaratan organisasi.
| Hashira | Gelar | Teknik Pernapasan | Senjata Utama |
|---|---|---|---|
| Giyu Tomioka | Hashira Air | Water Breathing | Pedang Nichirin |
| Kyojuro Rengoku | Hashira Api | Flame Breathing | Pedang Nichirin |
| Shinobu Kocho | Hashira Serangga | Insect Breathing | Pedang Nichirin khusus racun |
| Tengen Uzui | Hashira Suara | Sound Breathing | Sepasang pedang Nichirin besar |
| Muichiro Tokito | Hashira Kabut | Mist Breathing | Pedang Nichirin |
| Mitsuri Kanroji | Hashira Cinta | Love Breathing | Pedang Nichirin fleksibel |
| Obanai Iguro | Hashira Ular | Serpent Breathing | Pedang Nichirin berlekuk |
| Sanemi Shinazugawa | Hashira Angin | Wind Breathing | Pedang Nichirin |
| Gyomei Himejima | Hashira Batu | Stone Breathing | Kapak dan bola berduri berantai |
Daftar 9 Hashira Demon Slayer dan Kemampuannya
1. Giyu Tomioka – Hashira Air
Giyu Tomioka adalah Hashira pertama yang ditemui Tanjiro dan Nezuko. Keputusannya memberi kesempatan kepada Nezuko menjadi salah satu peristiwa yang membawa Tanjiro menuju Korps Pembasmi Iblis.
Giyu menggunakan Water Breathing atau Pernapasan Air. Gaya ini menghasilkan gerakan yang mengalir, fleksibel, dan dapat digunakan untuk menyerang maupun bertahan.
Selain menguasai bentuk-bentuk yang diwariskan gurunya, Giyu mengembangkan Bentuk Kesebelas: Dead Calm. Teknik tersebut membuatnya memusatkan ketenangan untuk menahan serangan yang memasuki jangkauan pedangnya.
2. Kyojuro Rengoku – Hashira Api
Kyojuro Rengoku merupakan pengguna Flame Breathing atau Pernapasan Api. Ia dikenal memiliki semangat kuat, disiplin tinggi, dan keyakinan bahwa orang yang memiliki kekuatan harus melindungi mereka yang lebih lemah.
Teknik Rengoku mengutamakan serangan kuat dengan gerakan tegas. Salah satu teknik khasnya adalah Bentuk Kesembilan: Rengoku, serangan berkecepatan tinggi yang mengerahkan kekuatannya ke satu sasaran.
Perannya dalam Mugen Train memperlihatkan standar kemampuan seorang Hashira ketika harus melindungi banyak orang sekaligus. Jika belum mengikuti bagian tersebut, lihat dahulu urutan nonton Demon Slayer yang benar.
3. Shinobu Kocho – Hashira Serangga
Shinobu Kocho menggunakan Insect Breathing atau Pernapasan Serangga. Berbeda dari Hashira lain, ia tidak mengandalkan kekuatan untuk memenggal leher iblis.
Shinobu memakai pedang Nichirin khusus yang dirancang untuk menusukkan racun wisteria ke tubuh lawan. Pengetahuan medisnya memungkinkan ia meracik dosis yang efektif terhadap iblis.
Gaya bertarungnya menekankan kecepatan, tusukan, dan pergerakan ringan. Senyumnya terlihat lembut, tetapi Shinobu menyimpan kemarahan mendalam terhadap iblis akibat pengalaman masa lalunya.
4. Tengen Uzui – Hashira Suara
Tengen Uzui adalah mantan shinobi yang menjadi Hashira Suara. Ia menggunakan Sound Breathing atau Pernapasan Suara dengan sepasang pedang Nichirin besar yang dihubungkan menggunakan rantai.
Teknik Tengen menggabungkan tebasan, daya ledak, pendengaran tajam, dan pengalaman sebagai shinobi. Ia juga mampu membaca pola serangan lawan seperti sebuah komposisi musik melalui kemampuan yang disebut Musical Score.
Setelah pertempuran di Entertainment District, Tengen kehilangan satu mata dan satu lengan. Ia kemudian pensiun dari posisi Hashira, tetapi masih membantu Korps dalam persiapan menghadapi Muzan.
5. Muichiro Tokito – Hashira Kabut
Muichiro Tokito adalah pengguna Mist Breathing atau Pernapasan Kabut. Situs resmi anime menyebutnya sebagai seorang genius yang berhasil mencapai posisi Hashira hanya dalam dua bulan setelah memulai latihan.
Gaya bertarungnya memanfaatkan perubahan tempo dan gerakan yang sulit dibaca. Lawan dapat kehilangan jejak karena Muichiro berganti antara gerakan lambat dan percepatan mendadak.
Pada awal kemunculannya, Muichiro terlihat tidak peduli terhadap lingkungan. Swordsmith Village Arc kemudian menunjukkan perkembangan dirinya serta alasan di balik sikap tersebut.
6. Mitsuri Kanroji – Hashira Cinta
Mitsuri Kanroji menggunakan Love Breathing atau Pernapasan Cinta. Teknik ini berkembang dari Flame Breathing, tetapi disesuaikan dengan kelenturan tubuh, kecepatan, dan kekuatan fisik Mitsuri.
Senjatanya berbentuk pedang Nichirin yang sangat panjang dan fleksibel. Penggunaannya menyerupai cambuk, sehingga Mitsuri mampu menyerang dari sudut yang sulit dilakukan menggunakan pedang biasa.
Kepribadiannya ceria dan penuh perhatian tidak membuatnya lemah. Situs resmi anime menegaskan bahwa Mitsuri memiliki kekuatan luar biasa meskipun penampilannya terlihat lembut.
7. Obanai Iguro – Hashira Ular
Obanai Iguro adalah Hashira Ular yang menggunakan Serpent Breathing atau Pernapasan Ular. Tekniknya menghasilkan jalur tebasan berkelok yang menyerupai pergerakan ular.
Ia memakai pedang Nichirin berlekuk dan selalu ditemani ular putih bernama Kaburamaru. Bentuk senjatanya mendukung serangan dari arah tidak terduga serta cocok dengan gaya bertarung Obanai.
Obanai mempunyai kepribadian keras dan sangat ketat terhadap aturan Korps. Di sisi lain, sikapnya terhadap Mitsuri memperlihatkan sisi yang lebih lembut daripada yang biasa ia tunjukkan kepada anggota lain.
8. Sanemi Shinazugawa – Hashira Angin
Sanemi Shinazugawa menggunakan Wind Breathing atau Pernapasan Angin. Tekniknya menciptakan rangkaian tebasan agresif dengan jangkauan luas dan tekanan serangan yang sulit didekati.
Ia dikenal memiliki daya tahan tinggi serta gaya bertarung tanpa ragu. Banyak bekas luka di tubuhnya menunjukkan kerasnya pengalaman Sanemi menghadapi iblis sebelum menjadi Hashira.
Sikapnya terhadap Nezuko terlihat sangat bermusuhan karena kebenciannya terhadap iblis. Hubungannya dengan sang adik, Genya Shinazugawa, juga menjadi bagian penting dalam perkembangan kedua karakter tersebut.
9. Gyomei Himejima – Hashira Batu
Gyomei Himejima menggunakan Stone Breathing atau Pernapasan Batu. Berbeda dari pendekar lain, ia bertarung memakai kapak dan bola berduri yang disambungkan oleh rantai.
Gyomei tidak dapat melihat, tetapi pendengaran serta kemampuan membaca lingkungan membuatnya tetap sangat efektif dalam pertempuran. Ia mempunyai tubuh besar, kekuatan fisik luar biasa, dan kendali senjata yang sangat presisi.
Walaupun terlihat menakutkan, Gyomei memiliki rasa kasih yang kuat dan sering menangis sambil melantunkan doa. Anggota Korps menghormatinya sebagai salah satu pendekar paling berpengalaman di antara para Hashira.
Apakah Kyojuro dan Tengen Masih Menjadi Hashira?
Kyojuro Rengoku gugur setelah pertarungannya melawan Akaza dalam Mugen Train Arc. Karena itu, posisi Hashira Api tidak lagi aktif setelah peristiwa tersebut.
Tengen Uzui selamat dari pertempuran Entertainment District, tetapi cedera yang dialaminya membuatnya pensiun sebagai Hashira Suara. Meski tidak lagi menjadi pendekar aktif di garis depan, ia tetap membantu proses Hashira Training.
Daftar sembilan Hashira dalam artikel ini merujuk pada kelompok yang diperkenalkan dalam pertemuan Hashira awal. Status anggotanya berubah seiring berjalannya cerita.
Hashira Melawan Upper Moon
Upper Moon merupakan lawan yang sangat berbahaya, bahkan bagi seorang Hashira. Iblis tingkat atas memiliki regenerasi cepat, Blood Demon Art yang mematikan, serta pengalaman bertarung selama puluhan atau ratusan tahun.
Oleh karena itu, gelar Hashira tidak menjamin kemenangan ketika menghadapi Upper Moon sendirian. Pertarungan sering membutuhkan kerja sama, informasi mengenai kemampuan lawan, dan pengorbanan besar.
Kamu dapat membaca profil musuh utama mereka dalam artikel daftar Upper Moon Demon Slayer dan kemampuannya.
Siapa Hashira Terkuat?
Serial tidak memberikan urutan resmi lengkap untuk menempatkan sembilan Hashira dari yang terkuat sampai terlemah. Setiap anggota mempunyai keunggulan yang dipengaruhi teknik, pengalaman, kondisi tubuh, senjata, dan kecocokan melawan musuh tertentu.
Gyomei sering memperoleh pengakuan paling tinggi dari karakter lain mengenai kemampuan tempurnya. Namun, hal tersebut tidak berarti hasil semua pertarungan dapat ditentukan hanya berdasarkan satu daftar kekuatan.
Shinobu, misalnya, tidak memiliki kekuatan fisik untuk memenggal iblis seperti Hashira lain. Akan tetapi, pengetahuan racun dan kecepatannya memberikan peran khusus yang tidak dapat digantikan hanya dengan tenaga besar.
FAQ tentang Hashira Demon Slayer
Berapa jumlah Hashira dalam Demon Slayer?
Terdapat sembilan Hashira dalam kelompok yang diperkenalkan pada awal cerita. Jumlah dan status mereka kemudian berubah akibat kematian, cedera, atau keputusan pensiun.
Apakah Tanjiro sudah menjadi Hashira?
Tanjiro tidak menerima gelar Hashira secara resmi dalam bagian cerita yang dibahas anime hingga Hashira Training Arc. Walaupun kemampuannya terus berkembang, kedudukan resmi dan kekuatan bertarung bukan hal yang sama.
Apakah semua Hashira menggunakan pedang?
Sebagian besar menggunakan pedang Nichirin, tetapi bentuknya tidak selalu sama. Gyomei memakai kapak dan bola berduri berantai, sedangkan Tengen menggunakan sepasang bilah besar. Pedang Mitsuri juga sangat panjang dan fleksibel.
Mengapa Shinobu menggunakan racun?
Shinobu tidak mempunyai kekuatan fisik yang cukup untuk memenggal leher iblis. Ia mengatasi keterbatasan tersebut dengan pedang khusus dan racun berbahan dasar wisteria.
Apakah Hashira mempunyai peringkat kekuatan resmi?
Tidak ada daftar resmi lengkap yang mengurutkan seluruh Hashira dari posisi pertama hingga kesembilan. Daftar kekuatan yang beredar umumnya merupakan penilaian penggemar berdasarkan pertarungan tertentu.
Apakah mantan Hashira masih menjadi anggota Korps?
Statusnya bergantung pada kondisi masing-masing. Tengen sudah pensiun dari posisi Hashira, tetapi tetap membantu Korps dalam pelatihan menjelang pertempuran besar.
Kesimpulan
Sembilan Hashira Demon Slayer mempunyai teknik dan fungsi yang berbeda. Giyu mengandalkan aliran Water Breathing, Rengoku menggunakan kekuatan Flame Breathing, sedangkan Shinobu mengatasi keterbatasan fisiknya melalui kecepatan dan racun.
Perbedaan tersebut membuat Hashira lebih menarik daripada sekadar kelompok karakter kuat. Setiap anggota mempunyai senjata, pengalaman, dan pendekatan yang dibutuhkan Korps untuk menghadapi berbagai jenis iblis.
Setelah mengenal seluruh Hashira, kamu dapat membuka daftar anime di AnimeKu atau melihat koleksi anime yang sudah tamat untuk mencari tontonan berikutnya.
